>> erol, medan
Tragedi bom di Mega Kuningan Jakarta hingga saat ini belum mempengaruhi kunjungan wisatawan asing (Sumut) Sumatera Utara (Sumut), khususnya Kota Medan. Bahkan, beberapa rombongan wisatawan masih masuk melalui Bandara Polonia, Senin (20/7).
Data di Bandara Polonia Medan, Maskapai Silk Air asal Singapura yang masuk pukul 07.35 WIB membawa 46 turis asal Belanda dan Francis dari total penumpang seluruhnya mencapai 132 orang. Sementara maskapai Malaysia Air Service (MAS) MH 860 yang tiba pukul 8.20 WIB juga membawa 18 warga Belanda dan Amerika Serikat dari total penumpang 124 orang.
Wandi dari Putra Berjaya Travel kepada wartawan di Bandara Polonia Medan menyatakan, terjadinya bom di Mega Kuningan Jakarta belum terlihat mempengaruhi penurunan jumlah kunjungan wisatawan asing. Pihaknya melihat, sejak terjadi ledakan bom hingga saat ini pergerakan wisawatan di Bandara Polonia Masih tetap normal.
"Pagi tadi banyak turis mancanegera, seperti Belanda, Francis, Malaysia dan Singapura yang masuk, begitu juga kemarin. Saya lihat kondisinya masih tetap normal, namun kita tetap berharap pariwisata Sumut yang mulai bangkit tidak terkena dampak negatif kejadian ini," ujarnya.
Menurut Wandi, para turis asing ini tetap berkunjung ke Indonesia karena tetap merasa aman. Karena itu, kebanyakan mereka yang telah merencanakan perjalanan jauh-jauh hari tidak membatalkan kunjungannya di Indonesia.
Menurut Wandi, kondisi normal juga terlihat di terminal keberangkatan internasional. Warga negara asing yang keluar rata-rata mengaku pulang karena masa liburannya telah usai.
Hal ini juga diakui warga negara Belanda, Van Hooydonck yang akan kembali ke negaranya bersama anak dan istri. Dia mengaku liburanya selama 3 minggu di Sumatera Utara telah usai.
Sementara itu, pergerakan penumpang yang masuk melalui terminal kedatangan luar negeri masih relatif tinggi. Rata-rata tingkat isian maskapai masih dia atas 80 persen. ***