Pemprovsu Kirim Tim Nasyid Sumut Tk Nasional ke Batam

Tim Nasyid Sumut (2).jpg

>> imbc, medan
         Provinsi Sumut akan mengirim tim Nasyid mengikuti lomba tingkat nasional ke Provinsi Kepulauan Riau (Batam) yang berlangsung tanggal 3 -10 Oktober 2009, dalam rangka merayakan Seni Budaya Islam.
Ketua III Lembaga Pembinaan Pengembangan Seni Nasyid (LPPSN) Sumut HA Muin Isma Nasution didampingi Ketua Kafilah M Saleh Nasution kepada Gubsu H Syamsul Arifin SE, Jumat (2/10).
Dilaporkan, tim Nasyid LPPSN ini terdiri dari kontingen nasyid putra/putri sebanyak 22 orang, sedangkan untuk bintang vokalis putra/putri sebanyak 4 orang.
Kepada rombongan tamunya, Gubsu berpesan tim Nasyid sebagai khafilah dan duta Sumut harus mampu menjaga diri dan nama baik Sumut.
"Saya minta tim Nasyid sebagai duta Sumut ini nantinya di Batam harus mampu menjaga nama baik Sumut, termasuk tim yang akan bertanding harus mampu menjaga dan menghindari 8 penyakit hati, antara lain sombong, dengki , iri dan takabur," kata Gubsu didampingi Kepala Baparasdasu Drs Syaiful Syafri Kadis Pendidikan Bachrumsyah, Kabiro Binsos Hasbullah Lubis, Asisten II Setdaprovsu Asrin Naim dan dan Pelaksana Kabid Humas Pemprovsu Maike Ritonga SH di ruang kerjanya.
Gubsu sangat mendukung tim Nasyid itu yang akan bertanding untuk membawa nama harum Sumut , dalam hal ini juga Gubsu berharap agar tim ini nantinya tidak saling menyalahkan namun tetap bersatu.
Bumiputera 1912
Di tempat yang sama, Gubsu H Syamsul Arifin SE juga menerima rombongan asuransi jiwa bersama Bumiputera 1912. Kepala Wilayah Bumiputera Sumut Drs HA Ghoffar Assingapury MM, AAAIJ kepada Gubsu mengatakan, Bumiputera 1912 memiliki 21 kantor cabang di Sumut dengan 1.500 tenaga marketing dan 165.000 nasabah diluar nasabah kolektif dan syariah.
Perusahaan asuransi ini juga dikatakan sudah membayar klaim kepada nasabahnya sebesar Rp. 115 Milyar berupa klaim karena meninggal, bea siswa, habis kontrak dan penebusan. Disebutkannya, program perusahaan mereka ke depan akan meningkatkan pelayanan dan menggarap semua lapisan masyarakat mulai kalangan bawah, menengah dan kalangan atas.
Kepada tamunya, Gubsu menjelaskan, saat ini persaingan di dunia asuransi sangat ketat, apalagi kini sangat banyak produk asuransi dari luar negeri yang ditawarkan kepada masyarakat. Untuk itu, ia menyarankan untuk menggarap nasabah tidak hanya di perkotaan tetapi juga hingga ke daerah. ***