>> imbc, medan
PSMS Medan menunjukkan tajinya melibas PSGL NAD dengan skor 3-0 dalam pertandingan uji coba di stadion Kebun Bunga Medan, Rabu (28/10). Gol ini dipersembahkan Jecky Pasarela dua gol dan Hardi Citra. Pertandingan uji selanjutnya melawan PSKB Binjai, Sabtu (31/10) mendatang.
Sejak peluit ditiup PSGL yang berada di Divisi II ini kewalahan menghadapi PSMS. Pertandingan beda level ini, tidak membuat PSGL patah semangat meskipun gemburan dan gemburan datang silih berganti di kawasan yang berbahaya. PSMS yang sempat kehilangan pendukungnya, mulai tampak bersemangat dengan penuhnya penonton yang memberikan dukungan kepada PSMS.
Di menit 12, Jecky Pasarela berhasil lolos dari kawalan palang pintu PSGL. Dalam posisi terjepit Jecky melesatkan tendangan ke arah gawang lawan dan berhasil menggetarkan jaring. Gol pertama ini mendapat sambutan dengan sorak gembira pendukung yang datang. Jacky yang tampil prima kembali memperbesa kemenangan di menit 35 setelah terjadi kemelut di gawang PSGL. Usai turun minum kedudukan sementara 2-0.
Memasuki babak kedua, motor penggerak PSMS Affan Lubis terus memberikan umpan panjang kepada wing kiri dan kanan secara bergantian untuk memecahkan kosentrasi lawan. Permainan yang tidak seimbang ini lebih banyak di kuasai PSMS. Peluang yang dimiliki pemain PSMS juga terbuang percuma disebabkan belum ada naluri untuk membobolkan gawang lawan.
Serangan demi serangan yang gencar tidak membuat pemain PSGL gentar, mereka terus menghalau bola yang datang. Di menit 65, Hardi Citra berhasil mengetarkan gawang PSGL sehingga kedudukan menjadi 3-0. sampai babak kedua kedudukan tidak berubah.
Manager tim Hendra DS mengatakan permainan yang dilakoni Saha dan Nyok Nyobe belum mampu melakukan kerjasama tim yang akurat, tapi mereka telah memiliki performance yang cukup. Penampilan yang disuguhkan Affan Lubis udah lumayan. Namun, pemain lapis kedua kurang memuaskan, apalagi kurang posisi striker yang belum memadai.
"Sistem degradasi dan promosi bagi pemain masih berlaku, jika belum juga ada peningkatan bagi pemain yang telah dikontrak selama mengikuti sesi latihan, penilaian terhadap para pemain puncaknya saat pertandingan uji coba melawan Penang FC, Nopember mendatang," tutur Hendra.
Ketika disiunggung mengenai dana untuk PSMS, Hendra menjelaskan dana paling minimal untuk PSMS selama mengikuti kompetisi sebesar Rp. 7 M. Dana yang baru diterima dari Koni senilai Rp. 1,5, sementara uang telah keluar untuk PSMS sampai saat ini mencapai Rp. 2 M.
Di sisi lain, arsitek PSMS Suimin Diharja menilai permainan yang suguhkan anak asuhnya baru mencapai 70 persen. Apalagi PSMS belum menunjukkan ciri khasnya sebagai pemain ngotot dan mereka selama bertainding tampak enjoy seperti tidak ada beban. "Dari permainan ini baru kelihatan 70 persen, dalam kerja sama tim. Untuk ke depan semua kekurangan dalam laga uji coba akan diperbaiki," pungkasnya. ***