Kejurnas Tinju Senior 2000 di Batam

Deni Hutasoit Kirim Petinju NAD ke UGD

Kejurnas Tinju Senior 2000 di Batam

>>zainul, batam
   Laga hari ketiga kejurnas tinju senior atlit Sumut mulai menujukan kelasnya. Salah seorang atlit Sumut, Deni Hutasoit yang tampil di kelas 69 kg meraih kemenangan.
   Dalam laga itu yang berlangsung seimbang di awal ronde babak pertama, Deni sempat tertinggal 2 angka. Memasuki Ronde ke dua Dul Fitri mulai kewalahan mendapat tekanan dari Deni. Pukulan demi pukulan dari deni satu demi satu menambah angka.
Dul Fitri yang beberapa waktu lalu pernah mengalahkan sewaktu piala gubernur di Samosir terus tertekan di ronde ketiga. Satu hock keras dari deni membuat wasit memberikan hitungan. Dul Fitri terlihat sempoyongan, akhirnya wasit menghentikan pertandingan, Dul Fitri langsung di tandu keluar ring dan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Usai bertanding, Deni mengatakan perjalanan masih jauh untuk meraih tempat terhormat dan mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumut agar langkah selanjutnya berjalan mulus," kami sangat mengharapkan doa restu dari warga Sumut, semoga tim Sumut berhasil dengan sukses di kejurnas ini," katanya.
Sementara itu Ketua Pertina Sumut Dr H Fredi Simangunsong MBA melalui Sekretaris Tim Drs Edi Sibarani pada inimedanbungcom mengatakan, empat petinju Sumut sudah masuk semi final.
"Target kita menempatkan lima petinju puteri di semi final hanya saja Sadarmawati yang tak lolos. Nurmala dan Siti Aisah menang RSC di ronde pertama. Kami sangat mengharapkan dukung insan tinju di Sumut agar mendapat hasil yang maksimal. Tim puteri punya peluang besar meraih medali," katanya.
Dikatakan Fredi, meski dua pertandingan lainnya di bagian putera petinju Sumut kalah, tapi penampilan mereka cukup maksimal. Khusus buat Roniansyah yang baru pertama kali tampil di tingkat senior, menurut Fredi, Roni butuh jam terbang dan masih muda usia. "Kita akan perhatikan kemajuan ini," tambahnya. ***