Ibu Berperan Peran Penting Jaga Lingkungan

>>anti, medan
   Jelang peringatan hari Ibu yang diperingati setiap 22 Desember mendatang, Bidang Kewanitaan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtara (PKS) menyelengarakan berbagai kegiatan dengan tema peduli lingkungan, selamatkan generasi.
  Kegiatan ini bertujuan untuk menyadarkan kaum Ibu, bahwa mereka memiliki peran penting untuk menjaga lingkungan.
   Ketua Bidang Kewanitaan DPW PKS Sumut, Nur Azizah Tambunan mengatakan, untuk mengatasi berbagai persoalan yang ada sekarang, Ibu memiliki peran yang luar biasa untuk mengatasinya. Termasuk untuk menjaga lingkungan yang kondisinya semakin memprihatinkan.
    "Ibu tidak hanya punya peran besar untuk mencetak generasimuda yang handal. Tapi juga berperan penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan, sebagai upaya penyelamatan lingkungan. Karena, disadari atau tidak. Kamun Ibu merupakan orang yang paling paling banya berinteraksi dan dekat dengan lingkungan," ujarnya di sela-sela peringatan hari Ibu yang diselengarakan DPW PKS Sumut di   Jalan Tuasan Kecamatan Medan Tembung Medan, Minggu (20/12).
Menurut Nur Azizah, jelang peringatan hari Ibu, 22 Desember mendatang. Merupakan momentum yang sangat tepat untuk meyadarkan kaum Ibi akan pentingnya peran mereka menjaga lingkungan ini. Karena mereka merupakan orang yang paling sering berinteraksi dengan lingkungan.
   Misalnya saja, dalam persoalan penanganan sampah. Kota Medan sesuai data Dinas Kebesihan Kota Medan, memproduksi sampah sebanyak 1.300 ton perharinya. Sementra yang bisa diangkut hanya sekitar 600 ton - 700 ton saja. Untuk itu, sangat penting melibatkan dan menyadarkan kaum Ibu terkait  masalah ini.
   "Sebagian besar sumber sampah di Kota Medan ini adalah sampah rumah tangga. Jadi peran ibu untuk mengatasi sampah ini sangat penting. Yaitu dengan menyadarkan mereka bagaimana cara mengelola, mendaur ulang dan memanfaatkan sampah yang ada. Baik untuk prodak ulang lainnya muapun sebagai sumber energi alternatif," terangnya.
Tidak hanya memberikan pemahaman kepada kaum Ibu untuk menjaga lingkungan. Peran ibu sebagai pendidik dalam rumah tangga juga dapat menyadarkan anak-anaknya sebagai generasi muda untuk mau peduli menjaga keseimbangan lingkungan.
Salah satu langkah kaum Ibu dapat memberi lingkungan dan pendidikan yang baik adalah melalui kegiatan kembali ke alam "back to natur". Karena langkah ini salah satu upaya untuk mencapai keseimbangan hidup.
"Desember ini merupakan momentum yang sangat tepat untuk menyadarkan kaum Ibu akan pentingnya arti mereka untuk menjaga lingkungan dan mendidik anak-anak agar lebih baik. Tidak hanya patuh pada orang tua, tapi juga mampu menjadi generasi muda yang mau menjaga lingkungan," katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia peringatan hari ibu DPW PKS Sumut, Siti Tienti Nasution menyatakan, dengan pendidikan yang baik dari para Ibu, diharapkan anak-anak menjadi perduli terhadap lingkungan. Sehingga tidak hanya rumah tangga, lingkungan sosial secara umum juga dapat menyadari kepedulian terhadap lingkungan.
   Dalam peringatan hari Ibu ini, DPW PKS Sumut akan mejalankan beberapa program pelatihan untuk kaum Ibu sehingga mampu menjaga lingkungan. Yaitu dengan memberikan penyuluhan tanaman obat keluarga (toga), pembuatan kompos daur ulang sampah, pemberdayaan ekonomi keluarga oleh ibu, pemberian bibit buah serta penyebaran brosur hemat energi, listrik dan bahan bakar minya. Dimana semua kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan sejak kemarin hingga 25 Desember mendatang. "Menciptakan lingkungan bersih dan sehat ada di tangan ibu," katanya. ***