>>luqman, medan
Selama tahun 2009 di Polda Sumatera Utara telah menangani berbagai kasus serta sudah dapat menunjukan angka penurunan dan mendapat apresiasi dari Kapolri.
Sementara, penanganan kasus menonjol pada tahun 2009 antara lain Kasus demonstrasi para pendukung pembentukan Provinsi Tapanuli yang hingga saat ini telah menghasilkan dengan 70 orang tersangka menjadi kasus yang paling menonjol di Poldasu pada tahun 2009.
Demikian itu dikatakan Kepala Polisi daerah Sumatera Utara, Irjen Pol Badrodin Haiti, dalam acara temu pers Gelar Kasus 2009, Rabu (30/12) tadi siang di Mapoldasu
Adapun berbagai kasus selain kasus demo Protap, kasus lain yang menonjol dan mewarnai Poldasu adalah kasus terbakarnya tempat hiburan malam M-City, yang menewaskan 20 orang pengunjung dengan 3 orang yang menjadi tersangka dan juga kasus lainnya.
Selama tahun 2009, Poldasu telah menangani 32370 kasus tindak pidana. Jumlah ini meningkat dibanding tahun 2008, dimana Poldasu menangani 31895 kasus tindak pidana. Dari jumlah tersebut, Poldasu telah menyelesaikan 18357 kasus sepanjang tahun 2009.
''Jumlah persentase penyelesaian kasus pada tahun 2009 menurun yaitu 56,7% dibanding tahun 2008 dengan 59,9%,'' ungkap Badrodin kepada sejumlah wartawan.
Ditambahkan, Badrodin Haiti , diprediksikan tahun 2010 panasnya politik nasional berkaitan dengan kasus bank century juga akan berdampak di Sumatera Utara. Serta. Dampak yang ditimbulakn dari kebijakan konversi minyak tanah ke gas elpiji.
Apalagi, kata, Badrodin, ditambah gesekan kelompok masyarakat yang berkaitan dengan pelaksanaan pemilu kepala daerah (Pilkada-red), dan memanasnya situasi politik lokal.
Maka dari itu, Kapoldasu mengharapkan kejasama dan partisipasi seluruh komponen masayarakat termasuk instansi pemerintah dan swasta baik melalui pengaman swakarsa maupun dalam bentuk partisipasi langsung dalam tugas-tugas kepolisian.
Kemudian, kepada seluruh masyarakat Sumatera Utara ; mari kita jaga pertahanan situasi kondisi yang aman dan kondusif yang telah berlangsung ini agar pembangunan di daerah Sumatera Utara dapat berjalan dengan aman serta masyarakat sejahtera, tegas Irjen Pol Badrodin Haiti yang juga mantan Kapoltabes Medan tersebut. ***