Harga Gula Terus Melonjak

>>agus, medan
    Harga gula yang terus melambung dan tidak terkontrolnya pengawasan, akan membuat masyarakat tidak mampu lagi membeli gula dengan kondisi ekonomi dan kemampuan masyarakat yang terbatas.
   Menyikapi hal ini, anggota Komisi B DPRDSU, Fahru Rozi mengaku prihatin. "Kita sangat prihatin dengan harga gula yang terus melonjak, apalagi dengan kondisi ekonomi saat ini yang kita lihat memang kurangnya pengawasan dari pihak terkait dalam mengontrol harga gula ditambah lagi dengan masuknya gula impor, tentu ini akan semakin sulit bagi masyarakat untuk membelinya, kita berharap agar pengawasan terhadap harga gula ini dapat lebih ditingkatkan," kata Fahru Rozi.
   Dia juga meminta kepada Pemkab/Pemko untuk benar-benar mendukung dan turut membantu mengawasi harga gula agar masyarakat tidak semakin resah dengan terus melambungnya harga gula.
Sementara itu Kepala Bulog Sumut M,Muktar Saad yang mengatakan harga gula yang terus melambung karena kewenangan dari Bulog sudah tidak ada lagi. Sebab saat ini yang menentukan harga gula tersebut adalah PTPN. "Jadi fungsi dari Bulog sendiri sebagai agen," kata Muktar Saad.
   Untuk Memenuhi kebutuhan gula konsumsi masyarakat di Sumatera Utara (Sumut), Kasubdis Bina Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut, Elly Silalahi mengatakan, impor gula itu dilakukan bukan bertujuan menstabilkan harga gula di pasaran yang selama ini harganya naik.
   Tapi karena selama ini kebutuhan gula di Sumut tidak mencukupi, penyaluran gula dilakukan langsung oleh Perusahaan Perdagangan Indonesia atau PPI Wilayah Sumut. "Setelah itu baru akan ditenderkan lagi kepada perusahaan," ujar Elly kepada wartawan di kantornya.
    Dia mengungkapkan, sampai saat ini, penentuan perusahaan mana yang akan menyalurkan gula tersebut masih dalam tahap proses. Dia hanya menyebutkan, mendekati pelaksanaan impor nanti akan diumumkan perusahaan mana saja yang akan melaksanakannya.
  Elly juga menjelaskan, pasokan gula konsumsi di Sumut sebenarnya masih mencukupi. Tetapi karena industri juga menggunakan gula untuk konsumsi, maka pasokanpun berkurang. "Kondisi tersebut sebagai pemicu harga gula di dunia yang juga berdampak pada naiknya harga gula lokal," jelasnya. Sampai saat ini, kebutuhan gula di Sumut sebanyak 23.000 ton per bulan. Pasokan gula Sumut dihasilkan dari PTPN dan juga didatangkan dari Lampung dan Jawa Timur (Jatim). ***