ozie, binjai
Molornya pengesahan APBD Kota Binjai karena belum defintifnya Ketua DPRD, berdampak pada pembayaran gaji tenaga honorer di Kota Rambutan tersebut. Hingga kini, tenaga honorer se-Kota Binjai belum menerima haknya.
Karena belum mendapatkan gaji, para honorer mengeluh. Seperti yang disampaikan Siti Aminah Daulay (40), honorer di Pemko Binjai yang tinggal di Jalan Samanhudi, Kelurahan Berngam, Binjai Kota.
"Memang benar, sampai saat ini kami belum menerima gaji. Saat ditanya, katanya uang belum ada. Jadi, apa lagi yang mau kita bilang. Ini memang yang pertama kali gaji kami telat dibayarkan," kata Siti kepada wartawan, Rabu (13/1).
Siti juga sangat mengeluhkan kinerja Pemko Binjai saat ini. Sebab menurutnya, zaman sekarang mencari pekerjaan juga susah. "Gaji saya cuma Rp400 ribu per bulan, cuma itu yang saya harapkan. Apalagi saya sekarang sudah janda," ucapnya seraya menambahkan, demi tanggung jawab yang sudah diemban, pekerjaan tetap dikerjakan meski gaji belum dibayar.
Hal senada dikatakan Iwan (35), honorer di DKP Binjai yang bekerja sebagai pengangkut sampah. "Ya, kami belum gajian, biasanya tak pernah seperti ini.. Setiap ditanya, jawab mereka uang belum ada, dan sampai sekarang kami belum tahu kapan pastinya menerima gaji, sementara kami sangat butuh untuk menghidupi keluarga," ujar Iwan.
Untuk memperjelas kapan gaji honorer di DKP Binjai akan dikeluarkan, wartawan meminta keterangan kepada Rosmaini, Bendahara DKP Binjai. Menurutnya, uang belum cair dari Pemko Binjai. "Bagaimana kami mau memberikan gaji honorer, uang dari pemko belum cair. Kalau sudah cair, tidak mungkin kami tahan-tahan," ujar Rosmaini.
Rosmaini juga mengaku, sudah membuat surat permohonan ke Bagian Keuangan Pemko Binjai, dan sejauh ini belum ada kepastian kapan uang akan dicairkan. "Saya baru pulang dari Bagian Keuangan Pemko, tapi lama di sana tetap tidak ada kepastian kapan akan cair, alasannya anggaran belum ada," ungkapnya.
Namun sayangnya, Kepala Bagian (Kabag) keuangan Pemko Binjai, Erlina Juraidah, enggan untuk dimintai keterangan. Bahkan, untuk masuk keruangannya tidak diizinkan. "Maaf bang, ibu banyak tamu. Katanya tak bisa diganggu," ujar petugas Satpol PP yang menjaga ruangnnya. Secara terpisah, Humas Pemko Binjai, Asnawi SSos saat dimintai keterangan juga tak banyak komentar.
"Kalau masalah itu, saya juga tidak bisa komentar, sebab seluruh honorer di Kota Binjai belum gajian, yang kita tanyakan, kemana anggaran tahun 2009. Kalau gaji bulan Januari ini, okelah, kita juga sama-sama tahu masalah anggaran kita," ujar Asnawi singkat. ***