>>luqman, medan
Warga yang bermukim di Jalan Datuk Kabu Pasar III, Desa Tembung, Deliserdang, Minggu (24/1) siang. dihebohkan dengan penemuan seonggok mayat bocah wanita tak dikenal yang hampir membusuk di dalam parit di pinggir jalan tersebut.
Adalah Andi (7) bocah warga Jalan Datuk Kabu Gg Pancasila yang pertama kali menemukan mayat tersebut. Pagi itu sekira pukul 10.00 Wib, Andi sedang duduk dipinggir parit yang berada di depan masjid Nurul Iman tersebut. Tiba-tiba dia dikagetkan dengan seonggok mayat hampIr membusuk di bawah tempatnya berpijak.
Semula dia mengira mayat yang saat ditemukan dalam posisi menyamping ke badan parit itu adalah bangkai monyet. Penemuan itu lalu disampaikannya ke warga kampung. "Saya kirain monyet terus saya bilangi sama warga lain," ujarnya sebelum dibawa ke Mapolsekta Percut untuk memberikan keterangan.
Mendengar pemberitahuan Andi tersebut warga mulai curiga dan langsung memastikan bangkai tersebut. Setelah dicek ternyata bangkai itu adalah sesosok mayat wanita dengan ciri-ciri kulit hitam dan berambut pendek. Sontak warga kaget mengetahui hal tersebut, terlebih wanita itu ternyata tak dikenali sebagai warga setempat. Oleh warga kasus itu kemudian disampaikan ke pihak kepolisian. Tak berselang lama polisi dari Polsek Percut Sei Tuan tiba dilokasi. Setelah melakukan pengecekan mayat tersebut langsung dibawa ke rumah sakit Pirngadi Medan untuk diotovsi. Dari tubuh mayat tersebut tak ditemukan secarik identitas apapun karena saat ditemukan mayat wanita itu telanjang bulat.
Firman (16) pekerja botot yang terletak lima meter dari lokasi ditemukannya mayat itu mengaku tak tahu sejak kapan mayat tersebut berada di parot depan rumahnya. Namun dia mengakui saat bangun pagi mencium bau bangkai yang menyengat. "Namun saya kirain bangkai monyet atau ayam," tandasnya. Di RSU Pirngadi Medan, pihak rumah sakit belum berani melakukan otovsi, sebab tak seorangpun keluarga korban yang diketahui. Karenanya pihak rumah sakit masih menunggu 2x24 jam sebelum melakukan otovsi. "Kita tunggu 2x24 jam. Kalau keluarganya nggak datang baru langsung kita otovsi," ujar salah seorang petugas medis yang ditemui di instalasi kamar jenazah RSU Pirngadi.
Di tempat terpisah Kapolsekta Percut Sei Tuan AKP Jumainur yang dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di TKP dan mengevakuasi mayat tersebut. Perkiraan awal kata dia, mayat tersebut telah tewas empat hari sebelumnya. "Kita perkirakan sudah empat hari tewas," sebutnya.
Dikatakannya, dari tubuh korban ditemukan luka dibagian kepala namun sejauh ini belum ada perkiraan terkait kematian tersebut. "Mayat sudah di Pirngadi dan masih menunggu hasil pemeriksaan," katanya.
Disebutkannya, tiga orang saksi yang pertama kali mengetahui mayat itu telah dimintai keterangan. "Kita sudah periksa tiga saksi," tandasnya. Menurutnya, sejauh ini belum ada pihak keluarga yang datang mengakui mayat tersebut. ***