DPRD Sumut Setuju Pemasangan CCTV di Kota Medan

>> gus, medan
          Direktur Lalu Lintas Poldasu Kombes Pol Royke Lumoa mengatakan bahwa untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, diakibatkan lampu trafic light mati, akan memasang CCTV untuk wilayah perkotaan.
Hal itu diungkapkannya saat rapat dengar pendapat bersama komisi C, DPRD Sumut di gedung Dewan, Selasa (2/1).
Royke menjelaskan, kemacetan khususnya kota Medan sampai saat masih menjadi masalah serius, disebabkan karena minimnya personil dilapangan untuk ditempatkan dititik titik rawan kemacetan. Bahkan perilaku pengendara yang belum menyadari tertib berlalu lintas seperti nelepon sambil menyetir, merupakan ancaman bagi kecelakaan, belumlagi angkutan kota yang sembarangan berhenti dan lain sebagainya.
"Jadi masalah kemacetan tidak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Polantas, tetapi semua pihak perlu menyadari tertib dalam berlalu lintas. Sehingga kemacetan dapat diminimalisir,"tukasnya.
Pihaknya juga sudah berupaya semaksimal mungkin mengatasi kemacetan yang terjadi,tidak hanya Polantas tetapi satuan satuan lain juga diperbantukan untuk turun langsung kelapangan dan ditempatkan dititik titik rawan,jelas Royke.
Royke mengakui, memang petugas kepolisian yang dilapangan tidak semuanya baik, mungkin itu disebabkan kelelahan, malas atau pun memang tidak perduli. "Tapi tetap kita tertibkan, tidak hanya masyarakat, anggota Polisi juga bila melanggar tetap kita tertibkan,"ucapnya.
Ketika disinggung, bagaimana jika ditempatkan CCTV di setiap titik titik rawan, Royke menjelaskan itu membutuhkan biaya yang besar, sedangkan DIVA yang diberikan kepada Poldasu habis untuk membayar gaji, tapi memang dengan CCTV tersebut sangat membantu petugas dan kita bisa mengusulkan untuk itu, ucap Dirlantas.
Sedangkan soal usulan pemasangan CCTV di titik titik rawan kemacetan khususnya kota Medan, ketua komisi C, Arifin Nainggolan mengatakan, akan memperjuangkan anggarannya untuk itu, sebagai Pilot projeknya kota Medan nantinya. Sehingga dengan adanya CCTV ini, petugas Polantas lebih mudah memantau, tentunya untuk mengurangi kemacetan lalu lintas,ujar Arifin. ***