>> imbc, medan
Gubsu H Syamsul Arifin SE mendesak pihak PLN Sumut benar-benar komit mengupayakan tidak terjadi lagi ‘byar-pet' (pemadaman bergilir - red) yang sudah cukup lama menjadi beban dan keluhan masyarakat.
"Segala daya dan upaya harus dicurahkan sepenuhnya untuk memenuhi harapan masyarakat agar ‘byar-pet' dapat ditanggulangi," tegas Gubsu melalui Kadis Kominfo Sumut Drs H Eddy Syofian MAP melalui handphone dari Jakarta saat dihubungi wartawan di Medan, Selasa (2/2).
Hal ini ditanyakan wartawan sehubungan kekecewaan masyarakat karena pihak PLN dalam dua hari ini masih juga ‘byar-pet' bahkan di beberapa kawasan dilaporkan berlangsung hampir enam jam perhari dan ada yang empat kali per hari dalam waktu bervariasi.
Gubsu mengakui telah menerima laporan dari pihak PLN bahwa kondisi ini terjadi akibat adanya gangguan di PLTGU Belawan GT 21 pada 1 Februari lalu sekitar pukul 11.30 WIB sehingga sistem pembangkit ini terpaksa stop atau dihentikan, sementara PLTGU GT 12 juga masih dalam tahap pemeliharaan. Akibatnya, terjadi defisit 300 MW pada sistem Sumut.
"Kita dapat memaklumi kondisi ini. Namun, kita mendesak agar pihak PLN lebih serius memperbaiki kerusakan tersebut dengan mengerahkan segenap kemampuan yang ada agar sistem kelistrikan Sumut ini tidak terlalu terganggu dan ‘byar-pet' segera teratasi," tegas Gubsu seraya mengingatkan sistem ini harus benar-benar diantisipasi serius karena kondisi kelistrikan saat ini masih sangat bergantung pada PLTGU Belawan.
Oleh sebab itu, Gubsu mengingatkan pihak PLN Sumut agar benar-benar komit terhadap program dan schedule sistem koneksi pembangkit-pembangkit baru yang sudah dapat beroperasi seperti PLTA Asahan I berkapasitas 180 MW dan PLTG Sicanang 100 MW dapat segera masuk ke dalam sistem jaringan pada bulan April 2010.
"Pihak PLN sudah komit beberapa pembangkit baru akan masuk ke dalam sistem koneksi jaringan kelistrikan Sumut pada April 2010 dan kita minta janji ini benar-benar ditepati sehingga pasca April mendatang diharapkan tidak ada lagi ‘byar-pet' di Sumut," tegasnya.
Gubsu mengakui kendati beberapa pembangkit baru tersebut sudah masuk ke dalam sistem koneksi namun jaringan kelistrikan Sumut akan stabil apabila PLTGU Belawan juga tidak mengalami gangguan. Oleh sebab itu, Gubsu mengingatkan agar PLN benar-benar memelihara dan memperbaiki sistem di PLTGU Belawan jangan sering terkendala.
Tentang adanya tudingan kondisi ‘byar-pet' juga akibat belum selesainya pembangunan PLTA Asahan III terkait dengan rekomendasi Pemprovsu, Gubsu menegaskan kondisi yang ada saat ini tidak ada hubungannya dengan pemberian izin lokasi, karena prinsipnya siapa pun yang diputuskan oleh pemerintah pusat membangun PLTA dimaksud tidak ada masalah, yang penting dapat segera memberi kontribusi kepada sistem kelistrikan Sumut.
"Sejak tahun 1974 Gubsu sudah memberikan rekomendasi izin lokasi kepada pihak PLN namun tidak ada tindak lanjut sehingga tahun 2007 Gubsu memberikan rekomendasi kepada investor China yang berjanji dapat segera membangun PLTA itu. Namun kemudian PLN kembali menyatakan kesanggupannya, sehingga kita serahkan kepada pemerintah pusat untuk memutuskan siapa yang diberi izin membangun. Jadi siapapun yang diputuskan, bagi Gubsu tidak masalah sepanjang segera dilakukan," tegasnya. ***