PLN Tidak Manusiawi, Imlek Di Medan Gelap

>> imbc, medan
         Peringatan hari besar yang merupakan hari raya bagi sebagian besar etnis tionghoa di kota Medan , justru PLN melakukan aksi yang sangat tidak manusiawi. Hampir sebagian besar daerah di kota Medan yang merupakan kawasan pemukiman etnis Tionghoa mengalami giliran gelap.
Akibatnya acara dan kegiatan silaturahmi yang seharusnya penuh keceriaan menjadi suasana sendu dan gelap.
Ketua komisi D DPRDSU, H. Ajib Shah saat bersilaturahmi ke rumah beberapa sahabatnya juga menyaksikan langsung betapa tidak bersahabatnya suasana dalam keadaan yang cukup gelap. Sudah 2 malam kondisi tersebut harus dialami akibat ulah PLN tersebut, dan parahnya suasana seperti itu dalam kondisi libur dimana banyak pabrik juga tidak beroperasional. Dan PLN tidak mempunyai alasan yang kuat untuk memberlakukan pemadaman dan giliran gelap. Hal itu dikatakan oleh H. Ajib Shah yang juga merupakan bakal calon walikota Medan 2010 - 2015 kepada wartawan baru- baru ini.
"Saya akan segera meminta pihak kejaksaan untuk memeriksa keuangan di tubuh PLN. Jika benar kondisi pemadaman tersebut harus terjadi akan mengakibatkan besarnya korupsi di tubuh BUMN tersebut maka kejaksaan harus segera menindak oknum pejabat yang bermain di PLN." Demikian ditambahkan oleh Ajib.
Lebih lanjut Ajib mengatakan, selain meminta pihak kejaksaan memeriksa keuangan PLN yang dicurigai sarat tindakan korupsi, dia juga menghimbau agar masyarakat melakukan gugatan class action terhadap PLN. Masyarakat dapat saja merincikan kerugian yang diakibatkan pemadaman tersebut, dan untuk pengajuan gugatan tersebut bila diperlukan dia juga bersedia memfasilitasi melalui lembaga bantuan hukum ataupun tim advokat yang siap membela kepentingan masyarakat.
Ajib tidak dapat menerima perlakuan yang dirasanya tidak adil dan mencerminkan kota Medan sebagai kota metropolitan oleh ulah PLN ini. Dikatakannya lagi seharusnya PLN jikalau merasa adanya rencana pemadaman listrik di beberapa lokasi mereka mensosialisasikan melalui pemberitahuan lewat media, jangan seperti hanya sepihak saja mereka melakukan pemadaman.
Sementara itu di tempat terpisah, anggota komisi A DPRD SU, Sonny Firdaus, SH juga mengeluhkan hal yang sama. "Saya menerima banyak telpon yang masuk dari masyarakat tentang pemadaman tersebut, tetapi saya juga tidak dapat berbuat banyak karena pada saat yang bersamaan, di rumah saya juga mengalami pemadaman" ujar Sonny Firdaus, SH.
Lebih lanjut Sonny yang juga ketua DPD Partai PIB Sumatera Utara dan warga setnis tinghoa ini mengatakan dia telah mencoba menghubungi PLN melalui no 4517445 dan 4144205 akan tetapi kedua nomor tersebut tidak ada yang mengangkatnya.
Parahnya lagi, seringnya masyarakat mengalami pemadaman listrik, secara logika biaya penggunaan listrik harusnya menjadi lebih berkurang, tetapi saat pembayaran rekening listrik faktanya tidak pernah sedikitpun biaya itu berkurang, tandas Sonny Firdaus kepada wartawan.
Jika memang demikian bobroknya pengelolaan perusahaan BUMN tersebut, Sonny juga setuju dengan sikap yang akan diambil oleh H. Ajib Shah demi kepentingan masyarakat banyak ungkap Sonny secara tegas. ***