>>khairuddin, medan
Panitia Pengawas Pemilihan Umum Walikota/Wakil Walikota Medan 2010-2015, Rabu (17/2) akan memanggil Bakal Calon Walikota/Wakil Walikota Medan Drs.Rudolf Pardede-Afifuddin dan Prof.M.Arif Nasution,MA ataupun Tim Calon Independen.
Demikian dijelaskan Ketua Panwaslukada Medan, Drs.Muhammad Aswin, MAP didampingi Anggotanya, masing-masing DRs.Robinson Simbolon dan Ir.Diana Suwita kepada wartawan, Selasa (16/2) di Kantor Panwaslukada Jalan Brigjen Katamso/Simpang Pelangi No.683, Medan.
Dikatakan Mhd.Aswin, untuk tahap awal pemanggilan terhadap Balon Walikota Medan Drs.Rudolf Pardede dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, sedangkan balon Prof.Arif Nasution dijadwalkan pukul 11.00 WIB.
Sementara untuk pemanggilan bakal calon Bahdin Nur Tanjung - Kasim Siyo dilakukan pada hari Kamis 18 Februari 2010, dimulai pukul 10.00 Wib. "Ketiga bakal calon walikota ini kita periksa atau dimintai klarifikasi di Kantor Panwaslukada Jalan Brigjen Katamso," ujar Aswin.
Ketika ditanya wartawan prihal pemeriksaan ketiga bakal calon Walikota Medan itu, Robinson Simbolon mengemukakan, Panwaslukada meminta klarifikasi kepada para bakal calon independen, terkait adanya pengaduan dugaan pelanggaran soal dukungan ganda, dukungan fiktif dan pemalsuan tandatangan di dalam berkas dukungan calon independen.
Disebutkan Robinson, pemeriksaan yang dilakukan Panwaslukada Medan, berdasarkan Undang-Undang No.22 Tahun 2007, tentang penyelenggaraan Pemilihan Umum, Undang-Undang No.12 Tahun 2008 tentang perubahan kedua terhadap Undang-undang No.32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, dan peraturan KPU No.62 Tahun 2009 tentang pedoman penyusunan tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah.
"Panwaslukada Medan berharap ketiga pasangan bakal calon independen Walikota dan Wakil Walikota Medan dapat memenuhi panggilan yang telah disampaikan ke masing-masing bakal calon," kata Aswin.
Sebab, kata Robinson Simbolon, hasil pemeriksaan Panwaslukada terhadap ketiga bakal calon independen, akan diteruskan ke Polisi. ***