>> imbc, medan
Gubsu H Syamsul Arifin SE menyampaikan terima kasih kepada PT Inalum yang telah beriktikad baik membantu PT PLN atas kekurangan listrik yang menyebabkan pemadaman bergilir di Sumut hingga saat ini masih terjadi.
"Untuk semetara pemberian PT Inalum kita terima meski kebutuhan kekurangan yang diperlukan belum terpenuhi semua yakni 200 MW tetapi iktikadi baik PT Inalum pantas kita hargai," ujar Gubsu minggu sore di Gubernuran Medan.
Penjelasan Gubsu ini disampaikan sehubungan pemberitahuan PT Inalum tentang kemampuan Direki PT Inalum yang bisa memberi tambahan kepada PT PLN sebesar 60 MW ( ada tambahan 15 MW) dari yang selama ini PT Inalum memberi 45 MW kepada PLN untuk kebutuhan masyarakat dari lebih 500 MW.
Menurut Gubsu bantuan PT Inalum ini paling tidak dapat mengurangi kebutuhan PLN yang diperkirakan sampai Mei defisit 200 MW sehingga pemadaman bergilir tetap terjadi walau ada pengurangan.
Untuk itu menurut Gubsu pihaknya akan tetap berupaya membicarakan masalah ini kepada Meneg BUMN selaku pemegang sahan mewakili pemerintah Indonesia untuk dapat membicarakan dengan pihak investor Jepang yang kepemilikan sahamya lebih besar dari Indonesia.
"Saya akan terus melakukan upaya untuk bisa membicarakannya dengan Meneg BUMN," tegas Gubsu seraya mengingatkan PLN untuk terus berupaya memperbaiki beberapa turbin yang rusak dan mempercepat proses PLTA Asahan 1 yang dijanjikan April sudah masuk ke dalam sistem.
Sementara itu GM PT PLN Persero NAD Sumut Deny Pranoto menjelaskan kepada Gubsu melalui Kadis Kominfo H Eddy Syofian membenarkan bahwa pihak Direksi PT Inalum telah melakukan pembicaraan dengan pihak PT PLN yang hanya menyanggupi tambahan supply sebesar 15 MW dari 45 MW yang selama ini telah diberikan.
Menurut Deny meski PT Inalum memiliki kapasitas lebih 500 MW di 4 mesin ( Tangga dan Siguragura) namun kebutuhan untuk peleburan Alumunium masih diperlukan dan satu mesin sedang overhoul.
"Dengan pemberian (tambahan menjadi 60 MW) maka akan ditransfer PT Inalum pada malam hari sedang pada siang hari PT PLN mengembalikan ke PT Inalum," ujar Deny dengan harapan pihaknya akan memaksimalkan bantuan yang ada ini untuk menguragi pemadaman terutama pada malam hari. ***