
>>zainul makassar,
Petinju puteri Sumut, Siti Asiah dan Rumiris Simarmata melangkah ke babak final, Rabu (10/3) lewat adu laga yang keras dan ketat di Mall GTC Makassar.
Rumiris yang tampil di kelas 48 kilo menghadapi petinju DKI Irene ,tanpa kesulitan banyak mengahadpi kesulitan jab-jab Rumiris telak mendarat di wajah petinju DKI yang berdarahkan Manado itu. Penonton yang memihka petinju sumut lebih baayak berdecak kagum melihat penampilan Rumiris Simarmata yang juga pada kejurnas di Batam lalu berhasil meraih medali Emas.
Pada Laga kedua Siti Aisiah kelas 60 kilo juga tanpa kesulitan berhasil mengalahakan Fransica dari Jawa Tengan dan peratndinagn di berhentikan pada ronde ketiga. Pelatih Jawa tengah tersinggung atas sikap wasit yang memberhentikan pertandingan ,Namun pnaitai tehnik mengatakan ,karena kondis Fransica yang masih asngta muda berusia 16 tahun dan nilai yang di raih Siti Asiah sudah sangat jauh.hampir saja terjadi keributan antara tim Jawa tengah dan panitia.
Namun langkah kedua petinju puteri tak di ikuti Putra Sandi Hutajulu di kelas 64 kiloyang tak dapat melanjutkan pertandingan pada ronde ke 3.Padahal peluang Putra Sandui cukup besar melihat kondisi indra faisal yang sudah kelabakan mengahadapi petinju Sumut tersebut.
Pertandingan itu memang terkesan di manipulasi , beberpa kali pukulan Putrea tak mendapat hitungan,malah ketika pukulan telak yang menerpa wajah petinju Kaltim Indra Faisal , point berhasil untuk Putra Sandi tapi wasit lain memutuskan memberikan Sandi Hitungan.
Puncaknya pada ronde ketiga , ketika kedua petinju baru berhadapan , namun tanpa ada pukullan ke wajah Sandi , pandangan mata sandi menjadi gelap dan dia meringis kesakitan, wasit melihat situasi menguntungkan bagi Indar Faisal petinju kelahiran Makassar itu, wasit langsung menghentikan pertandingan.
Pendukung Tim Sumut berteriakan memberikan protes dan menilai ada permainan kotor petinju kaltim. Kemenangan Indra Faisal juga sebelumnya berbau kontraversil sewaktu mengahadapi petinju Sumbar Mifta Rivai Lubis.
Usai pertandinagn Putra sandi mengatakan matanya teras perih seperti kena balsam, dan dia juag merasakan adanya dorongan lawan dengan menggunakan ibu jari ke mata nya, "aku aja kaget bang , jempolnya kena mataku , langsung gak bisa melihat,payah wasitnya"katanya sedih. ***